Pekanbaru – Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Sebanyak sembilan tim penelitian dan satu tim pengabdian masyarakat dari universitas tersebut berhasil meraih dana hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia untuk tahun anggaran 2026.

Keberhasilan ini merupakan capaian yang membanggakan, sekaligus menegaskan komitmen USTI dalam mendorong peningkatan kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Berdasarkan rilis resmi yang diterima, rincian perolehan hibah terdiri atas enam proposal yang lolos pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP), satu proposal pada skema Disertasi Doktor (DD), dan tiga proposal pada skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR), serta satu proposal pada skema Pengabdian Masyarakat.

Dengan demikian, total terdapat sebelas proposal yang didanai oleh Kemendiktisaintek dari berbagai skema kompetitif nasional tersebut.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) USTI, Dr. Torkis Nasution, M.Kom, mengungkapkan bahwa capaian ini tidak terlepas dari kerja keras dan pendampingan intensif yang dilakukan LPPM kepada seluruh dosen sejak tahap penyusunan proposal hingga proses submit.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, memang terjadi penurunan jumlah proposal yang lolos yaitu 16 proposal, namun hal ini menjadi bahan evaluasi untuk terus melakukan perbaikan agar semua peluang yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal.

"Ini merupakan hasil kerja keras tim LPPM dalam memberikan dorongan, bimbingan teknis, serta simulasi review secara berkelanjutan. Kami juga mengapresiasi semangat para peneliti dan dosen muda USTI yang terus berinovasi," ujar Dr. Torkis dalam perjumpaan dengan tim redaksi di kampus USTI, Jum'at (09/4/2026).

Rektor USTI, Assoc Prof. Dr. Lusiana, S.Kom, M.Kom, dalam menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. Menurutnya, lolosnya sepuluh proposal hibah kompetitif nasional merupakan bukti nyata peningkatan kualitas akademik dan riset di lingkungan USTI. Setiap tahun USTI selalu menempatkan dosennya dalam ajang penelitian dan pengabdian masyarakat.

"Ini adalah momentum penting. Kami akan terus mendorong riset-riset unggulan yang tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi pembangunan bangsa. Kami ucapkan selamat kepada para dosen penerima hibah, semoga dapat melaksanakan riset dan pengabdian dengan sebaik-baiknya serta memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat," tutur Dr. Lusi.

Keberhasilan ini juga menempatkan USTI dalam posisi yang semakin kompetitif di tingkat nasional, khususnya di antara perguruan tinggi swasta di kawasan Barat Indonesia. LPPM USTI berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah proposal yang lolos pendanaan pada tahun-tahun mendatang melalui program pendampingan yang lebih sistematis dan terstruktur. (e2r)