Oleh: Edwar Ali
Selamat datang, mahasiswa baru Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI) Pekanbaru. Anda telah melangkah ke babak baru yang penuh kemungkinan. Kampus ini bukan sekadar tempat menimba ilmu. Ia adalah laboratorium kehidupan tempat Anda menempa diri, mengasah pikiran, dan membentuk masa depan. USTI, yang bertransformasi dari STMIK Amik Riau, kini menaungi delapan program studi dari Teknik Informatika hingga Hukum Bisnis, dengan visi menjadi universitas unggul dalam sains dan teknologi berlandaskan nilai Islam dan budaya Melayu.. Di sinilah perjalanan Anda dimulai. Laluilah setapak demi setapak. Tak mengapa anda pelan. Toh anda tidak lagi balapan.
Namun, menghadapi sistem pendidikan tinggi yang menuntut kemandirian, kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menekankan kompetensi nyata, serta pilihan kelas pagi, malam, atau blended yang fleksibel, Anda memerlukan lebih dari sekadar kecerdasan intelektual. Anda memerlukan kompas batin yang kuat. Izinkan saya meramu empat kearifan dari pemikir besar dari beberapa buku yang saya baca (Steve Jobs, Michael J. Losier, David R. Hawkins, dan Rhonda Byrne) sebagai bekal Anda menaklukkan USTI dan kehidupan itu sendiri.
1. Steve Jobs: Temukan Passion, Jangan Pernah Berhenti Mencari
Steve Jobs pernah berpesan kepada para lulusan Stanford, "Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do". Ia menambahkan, "If you haven't found it yet, keep looking—and don't settle".
Bagi Anda mahasiswa USTI, ini berarti bahwa jangan sekadar menjalani perkuliahan sebagai rutinitas. Temukan benang merah antara program studi yang telah Anda pilih, entah itu Informatika Medis, Teknik Logistik, Manajemen Bisnis Internasional, atau Hukum Bisnis dengan hasrat terdalam Anda. Mungkin Anda belum sepenuhnya yakin dengan pilihan jurusan. Itu wajar. Gunakanlah kesempatan di USTI untuk mengeksplorasi. Ikuti organisasi mahasiswa seperti BEM, DLM, WANAPALHI, Himpunan Developer, kelompok multimedia (Kertas), atau lembaga dakwah kampus (LDK). Kalau anda suka kesenian, ada grup paduan suara, dan grup musik. Ambil sertifikasi kompetensi yang ditawarkan. Setiap langkah kecil adalah "titik" yang, seperti kata Jobs, akan terhubung di masa depan. Jangan terjebak pada zona nyaman. Stay hungry, stay foolish. Tetap lapar akan ilmu, tetap bodoh untuk terus belajar.
2. Michael J. Losier: Getaran Anda Menentukan Apa yang Anda Tarik
Michael J. Losier, pakar Law of Attraction, mengajarkan bahwa pada setiap momen, kita memancarkan getaran apakah itu positif atau negatif dan hukum tarik-menarik merespons getaran itu dengan memberikan lebih banyak hal yang sama. "I get what I vibrate," tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya menghilangkan kata "don't", "not", dan "no" dari kosakata kita..
Di kampus, getaran ini termanifestasi dalam sikap dan ucapan Anda sehari-hari. Ketika Anda berkata, "Saya tidak bisa memahami materi ini," alam bawah sadar Anda menangkap "tidak bisa" dan memperkuat ketidakmampuan itu. Sebaliknya, katakanlah, "Saya sedang dalam proses memahami materi ini, dan saya akan menemukan cara." Losier mengajarkan formula tiga langkah untuk Deliberate Attraction yakni identifikasi keinginan, naikkan getaran (melalui rasa syukur dan afirmasi positif), dan izinkan diri Anda menerimanya. Praktekkan ini saat menghadapi ujian, saat berinteraksi dengan dosen, atau saat mengerjakan proyek/tugas kuliah/skripsi. Getaran antusiasme Anda akan menarik kolaborator, mentor, dan peluang yang tidak terduga.
3. David R. Hawkins: Naikkan Level Kesadaran Anda
Dr. David R. Hawkins, melalui Map of Consciousness, memetakan spektrum kesadaran manusia dari level rendah seperti rasa malu, rasa bersalah, dan ketakutan, hingga level tinggi seperti keberanian, penerimaan, dan kasih sayang. Hawkins menegaskan bahwa peta ini bukan hierarki nilai, melainkan prisma yang memecah cahaya menjadi warna-warna berbeda. Kerja spiritual adalah membuat pilihan yang membawa kita bergerak menuju cahaya..
Sebagai mahasiswa baru, Anda mungkin diliputi kecemasan seperti takut gagal, takut tidak diterima, takut salah jurusan. Itu adalah getaran rendah yang wajar. Namun, Hawkins mengingatkan bahwa kita memiliki kuasa untuk memilih level kesadaran yang lebih tinggi. Ketika Anda merasa cemas menghadapi tugas besar, tanyakan pada diri sendiri: "Apakah saya sedang beroperasi dari rasa takut, atau dari keberanian?" Pilih keberanian. Ketika Anda merasa iri pada teman yang tampak lebih cepat memahami materi, pilih penerimaan. Terima bahwa setiap orang memiliki ritme uniknya. Masing-masing kita punya time line sendiri dan tidak akan pernah sama dengan yang lain. USTI menyediakan lingkungan yang mendukung pengembangan karakter, dengan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, toleransi, rendah hati, dan kasih sayang sebagai fondasi utama. Jadikan nilai-nilai ini sebagai tangga untuk naik ke level kesadaran yang lebih tinggi, bukan hanya selama kuliah, tetapi seumur hidup.
4. Rhonda Byrne: Rahasia Pikiran yang Mencipta Kenyataan
Rhonda Byrne, penulis The Secret, mengungkapkan bahwa alam semesta diatur oleh hukum tarik-menarik alami. Hukum ini bekerja dengan menarik ke dalam hidup seseorang pengalaman, situasi, peristiwa, dan orang-orang yang "cocok" dengan frekuensi pikiran dan perasaannya. Berpikir positif dan merasa positif dapat menciptakan hasil yang mengubah hidup.
Ini bukan berarti Anda bisa duduk diam dan berharap nilai A datang begitu saja. Sebaliknya, ini tentang menciptakan kondisi mental yang kondusif untuk keberhasilan. Bayangkan diri Anda telah lulus dari USTI dengan predikat cumlaude (terpuji), menguasai sains dan teknologi, dan siap bersaing di dunia kerja global. Rasakan rasa syukur seolah-olah itu sudah terjadi. Perasaan syukur ini memancarkan getaran yang kuat. Kemudian, ambil tindakan nyata: hadiri setiap sesi kuliah, kerjakan setiap tugas dengan sungguh-sungguh, jangan suka menunda-nunda, bangun relasi dengan dosen, teman seangkatan dan bahkan tendik, sekuriti kampus, serta petugas cleaning service pun. Byrne mengingatkan bahwa hukum tarik-menarik bersifat netral. Ia merespons apa pun yang Anda pancarkan. Pancarkan visi kesuksesan Anda, dan alam semesta akan berkolaborasi dengan Anda.
Peta Jalan Anda di USTI
Keempat kearifan ini bukanlah konsep yang terpisah, melainkan satu kesatuan yang saling menguatkan:
-
Temukan Passion (Jobs): Kenali apa yang benar-benar Anda cintai dan yakini bahwa di situlah Anda akan menemukan kebahagiaan dan kesuksesan sejati.
-
Atur Getaran (Losier): Sadari bahwa pikiran dan perasaan Anda adalah magnet. Pelihara getaran positif melalui kata-kata dan sikap Anda.
-
Naikkan Kesadaran (Hawkins): Ketika tantangan datang, pilih untuk beroperasi dari level keberanian, penerimaan, dan kasih sayang, bukan dari ketakutan.
-
Ciptakan Kenyataan (Byrne): Gunakan kekuatan visi dan rasa syukur untuk membentuk realitas yang Anda inginkan, lalu dukung dengan tindakan nyata.
Kampus USTI Pekanbaru, dengan delapan program studi dan kurikulum OBE-nya, adalah tanah subur bagi pertumbuhan Anda. Namun, benih harus ditanam dengan kesadaran. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga mengejar makna. Jadilah generasi unggul yang berkarakter, berbudaya Melayu, dan berdaya saing global, seperti yang digaungkan dalam tema PKKMB USTI 2026.
Selamat menempuh perjalanan baru. Waktu Anda terbatas. Jangan sia-siakan dengan hidup dalam bayang-bayang orang lain. Proses itu untuk dijalani, bukan untuk ditakuti. Pancarkan cahaya Anda sendiri di USTI dan dunia. Rangkailah cerita dan sejarah anda sendiri. (edo)